Fokus utama

Impor entri stok dari Excel atau CSV ke inventaris yang sudah ada. Ini menambahkan baris transaksi, bukan data produk, jadi produk yang dirujuk file harus sudah ada.

Berlaku untuk

  • Android
  • iOS
Sebelum mulaiPeriksa format file, pencocokan produk, dan bidang opsional
  • Siapkan file Excel (.xls, .xlsx) atau CSV (.csv) dengan satu baris per entri.
  • Sertakan Quantity dan setidaknya satu pengenal produk: SKU atau Barcode.
  • Pastikan produk dalam file sudah ada di inventaris.
  • Tambahkan kolom Location jika entri harus ditempatkan di lokasi tertentu.
  • Untuk file Excel, simpan data entri di sheet pertama.
  • Gunakan header kolom yang jelas agar langkah Cocokkan bidang mudah diperiksa.

Tonton langkah-langkahnya

Jeda walkthrough pada layar Match fields untuk memeriksa pemetaan field.

Jalur cepat

Ikuti langkah-langkah ini

  1. Buka inventaris yang akan menerima entri.
  2. Buka Entries.
  3. Ketuk Import.
  4. Pilih file Excel atau CSV.
  5. Di Match fields, petakan SKU atau Barcode, lalu Quantity dan Location jika perlu.
  6. Ketuk Proceed with the import.

Siapkan produk terlebih dahulu

Importer mencocokkan baris entri dengan produk yang sudah ada. Ini bukan alur untuk membuat produk.

Impor entri vs impor produkPeriksa format file, pencocokan produk, dan bidang opsional
  • Impor entri: Menambahkan baris entri atau transaksi stok untuk produk yang sudah ada di inventaris.
  • Impor produk: Membuat atau memperbarui data produk seperti nama, SKU, Barcode, kategori, unit, dan custom field produk.
  • Gunakan impor entri saat spreadsheet berisi aktivitas stok. Gunakan Impor/perbarui produk secara batch saat spreadsheet berisi katalog produk.
  • Impor entri tidak membuat produk yang belum ada. Perbaiki produk yang hilang terlebih dahulu.

Uji impor penting di inventaris duplikat

Impor entri dapat mengubah riwayat stok dan jumlah saat ini. Duplikat inventaris dan uji file di sana sebelum mengimpor ke data aktif.

Kolom wajib dan pencocokan

KolomWajibCara Mobile Inventory menggunakannya
SKUWajib jika Barcode tidak dipetakanMencocokkan baris ke produk yang ada melalui SKU.
BarcodeWajib jika SKU tidak dipetakanMencocokkan baris ke produk yang ada melalui Barcode.
QuantityWajibMenentukan jumlah untuk baris entri yang diimpor.
LocationWajib jika entri dilacak per lokasiMenempatkan entri pada lokasi yang sudah ada.
Entry typeWajib jika template stock management memisahkan baris IN, OUT, atau MOVEMengatur pengaruh entri terhadap stok. Petakan hanya jika field ini muncul di alur impor.
TotalOptionalSupported optional field. Map it only when the file contains this data.
Transaction typeOptionalSupported optional field. Map it only when the file contains this data.
UserOptionalSupported optional field. Map it only when the file contains this data.
Conversion factor (Batch)OptionalSupported optional field. Map it only when the file contains this data.

Yang tidak dilakukan

  • Tidak membuat produk yang belum ada.
  • Tidak memperbarui detail katalog produk.
  • Tidak mengimpor nilai bidang kustom transaksi pada alur impor transaksi Android saat ini, seperti catatan, tanggal, harga, dan bidang tingkat transaksi lainnya.
  • Tidak menghapus entri yang sudah ada tetapi tidak ada di file.
  • Tidak melindungi data aktif dari jumlah, lokasi, atau tipe entri yang salah. Uji dulu untuk file penting.

Langkah berikutnya

Setelah impor, periksa beberapa produk dan pastikan stok saat ini mencerminkan entri yang diimpor dengan benar.